Saturday, 17 December 2016

Pray For Aleppo,Syria (Menarik Perhatian Sarwajagat)

Image result for sejarah aleppo syriaImage result for aleppo

Image result for sejarah aleppo syria







 Rasulullah pernah bersabda tentang salah satu tanda-tanda akhir zaman dalam hadisnya mafhumnya

“Hampir tiba suatu zaman di mana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang kelaparan mengerumuni talam hidangan mereka.”

Maka harini terdetik saya ingin menulis tentang apa yang berlaku di Aleppo sebagai peringatan buat diri saya dan umat dan memberi peringatan kepada seluruh umat Islam bahawa perjalanan kita semakin sampai ke penghujungnya,Viral di Twitter tentang pengeboman dan kemusnahan yang berlaku di Aleppo dan entri saya kali ni  sebagai tanda sokongan kepada rakyat Syria dan kutukan atas kemusnahan yang berlaku.Lihatlah dan rasailah juga sedarilah,saudaramu disini masih bersamamu.











Sejarah Aleppo,Syria (History of Aleppo,Syria)
 Aleppo adalah antara sebuah bandar terbesar di Syria dan mempunyai populasi penduduk lebih kurang 2,301,57o juta penduduk pada tahun 2005 dan merupakan bandar terbesar di Levant.

Suatu ketika dahulu, Aleppo dikenali sebagai Halb, yang bermaksud besi atau tembaga. Nama tersebut diambil kerana wujudnya tembaga dan logam yang menjadi sumber ekonomi utama di situ pada zaman dahulu.

Selama berabad-abad, Aleppo menjadi bandar terbesar di Syria dan ketiga terbesar ketika pemerintahan Kerajaan Uthmaniyah selepas Konstantinopel di Rom dan Kaherah di Mesir.

Walaupun jarak Aleppo begitu dekat dengan Damsyik, namun cara kehidupan penduduknya sangat berbeza dengan penduduk Syria yang lain, daripada aspek identiti, seni bina dan budaya.

Aleppo merupakan salah sebuah bandar tertua di dunia. Berdasarkan kajian arkeologi di Tell Qaramel kira-kira 25 kilometer di sebelah utara Aleppo menunjukkan kawasan itu telah dihuni sejak abad ke-11 sebelum Masehi dan menjadi salah satu penempatan tertua manusia di dunia.

Bandar ini pernah berada di bawah kawalan panglima Islam terkenal, Salahuddin Al-Ayyubi atau Saladin yang memerintah Dinasti Ayyubiyah pada 1183.

Pada 1260, Aleppo diambil alih oleh bangsa Mongul di bawah pimpinan Hulagu Khan yang bersekutu dengan putera Antiokhia di Turki, Antioch Bohemond VII dan ayah mertuanya yang merupakan pemerintah Armenia, Hetoum I.

Berikutan penaklukan bangsa Mongul, penduduk Islam di Aleppo melarikan diri ke Damsyik untuk mendapatkan perlindungan daripada pemimpin Mesir, Saif ad-Din Qalawun, dan Saif berjaya menawan semula Aleppo sehingga memaksa pengunduran tentera Mongul ke Sungai Eufrat.

Pada pertengahan abad ke-16, Aleppo menggantikan Damsyik sebagai hab utama perdagangan di kawasan Mediterranean kerana lokasinya yang berada di hujung Laluan Sutera, menghubungkan Asia Tengah dan Mesopotamia.

Syarikat Levant of London yang ditubuhkan pada 1581 yang memonopoli perdagangan Inggeris bersama Kerajaan Uthmaniyyah, menjadikan Aleppo sebagai ibu pejabat utama syarikat tersebut hingga akhir abad ke-18.
Image result for sejarah aleppo syria
Kesan perkembangan ekonomi yang pesat di Aleppo pada masa itu, banyak negara di Eropah membuka kedutaan mereka di Aleppo pada abad ke-16 dan ke-17, termasuk Itali (1548), Perancis (1562), Britain (1583) dan Belanda (1613).

Ketika Perang Dunia 1, seiring dengan kejatuhan Kerajaan Uthmaniyah, Aleppo menyerahkan sebahagian besar kawasan pedalaman di bahagian utara wilayah tersebut kepada kerajaan Turki Moden yang mahu membina landasan kereta api bagi menghubungkan Aleppo dan Mosul di Iraq.

Pada 1940-an, Allepo mula kehilangan akses laluan laut utama di Antiokhia, Turki dan Iskandariah, Mesir.

Perang saudara di Syria memburukkan lagi situasi di bandar tersebut yang mengalami kehancuran dan menyukarkan pemuliharaan semula peninggalan seni bina serta monumen bersejarah.

Banyak penduduk di bandar itu, kini melarikan diri berikutan beberapa siri serangan oleh tentera bersekutu dan kumpulan pemberontak sejak beberapa tahun kebelakangan ini.

 

Beberapa hari ini kota Aleppo memanas seiring pudarnya gencatan senjata yang berlangsung di Syria. Puluhan penduduk sivil tewas oleh serangan Rezim Bashar Assad dan sekutunya. Tak terkecuali, pekerja medis juga ikut menjadi sasaran rudal-rudal dari pesawat udara yang terus mencari mangsa di langit Aleppo.

Berbicara tentang Aleppo, ada tiga fakta menarik di dalamnya. Baik terkait dengan status wilayah dan berbagai konflik di dalamnya.

Fakta Menarik Tentang Aleppo



Satu: Aleppo adalah kota terbesar kedua di Syria dan sebagai pusat industri dan keuangan negara.

Kota terbesar kedua setelah Damaskus ini telah menjadi pusat perdagangan sepanjang sejarah. Menurut sejarawan, Aleppo adalah kota komersial dan industri yang paling berkembang pada kekaisaran Utsmaniyah setelah Konstantinopel dan Kairo.
 Keindahan kota Aleppo di malam hari
Dalam tahun pertama konflik Syria, belum terlihat jelas kecamuk perang yang dahsyat sebagaimana kota-kota lainnya. Namun pada bulan Julai 2012, kota itu tiba-tiba menjadi ajang pertempuran yang dahsyat. Oposisi Syria melancarkan serangan di kota tersebut setelah menguasai wilayah utara Syria.

Perebutan wilayah setiap hari terus terjadi di Aleppo, antara pihak Oposisi dan Rezim. Hal itu membuat masing-masing pihak memegang satu kontrol wilayah tersendiri, oposisi di bagian timur sedangkan Rezim di bagian barat.

Hingga 2013, pasukan Rezim terus gencar melakukan serangan udara. Dan pada 2015, Rusia memberikan bantuan udara kepada Rezim dan mengerahkan jet-jet tempurnya untuk menghancurkan wilayah-wilayah di kota ini sehingga korban sipil pun semakin bertambah

Dua: Aleppo yang menjadi salah satu kota tertua

Aleppo ataupun “Halab” dalam bahasa Arab, adalah salah satu kota tertua yang masih memiliki penghuni di dunia, yang disebutkan dalam teks-teks Mesir dari abad ke-20 SM.

Sisa-sisa sebuah kuil dari akhir milenium ketiga SM telah ditemukan di benteng yang terkenal Aleppo, dan masih mendominasi daerah tersebut serta memberikan benteng pertahanan selama berabad-abad.

Aleppo berkembang secara politik dan ekonomi selama abad ke-18 SM sebagai ibu kota kerajaan Yamkhad, hingga jatuh ke bangsa Het, sebuah bangsa Anatolia Kuno.

Setelah itu, Aleppo menjadi sebuah kota penting dari period Helenistik (masa paling berpengaruh bagi kebudayaan Yunani di Eropa dan Asia) dan sebuah pos perdagangan utama bagi pedagang yang lewat di antara Mediterania dan wilayah ini hingga ke timur. Pada akhirnya kota ini berada di bawah Kekaisaran Romawi dan menjadi lalu lintas para kafilah dagang di bawah aturan Byzantium.

Pada 636 Masehi, Aleppo ditaklukkan oleh pasukan Muslim Arab. Sekitar 80 tahun kemudian, pada masa pemerintahan Khalifah Sulaiman dari Daulah Umayyah dibangunlah sebuah Masjid Agung di kota ini.

Pada abad ke-10, Aleppo menjadi ibukota utara dinasti Hamdani Syria, tetapi kemudian mengalami masa perang dan gangguan, dimana Kekaisaran Bizantium, Tentara Salib, Fatamids dan Seljuk bersaing memperebutkan wilayah itu dan sekitarnya.


Benteng Aleppo
 Aleppo masih belum normal hingga pertengahan abad ke-12. Kemudian di bawah pemerintahan Ayyubiyah di abad ke-13, kota ini menikmati masa kemakmuran yang besar dan ekspansi yang berkelanjutan.

Tapi masa ini tiba-tiba berakhir tiba-tiba pada tahun 1260, ketika Aleppo ditaklukkan oleh bangsa Mongol. Kota ini kemudian mengalami wabah penyakit di tahun 1348 dan serangan dari Timur pada tahun 1400.

Pada tahun 1516, Aleppo menjadi bagian dari Daulah Utsmaniyah. Setelah itu menjadi pusat perdagangan antara Timur dan Eropa.

Peran Aleppo sebagai pusat transit untuk perdagangan menurun pada akhir abad ke-18 dan terhalang oleh garis demarkasi yang dibuat Perancis dan Kerajaan Inggris di perbatasan Suriah. Garis itu memotong kota dari sebelah utara Turki dan selatan Iraq, sehingga menghilangkan pelabuhan Mediterania dari Alexandria ke Turki pada tahun 1939.

Setelah Suriah merdeka, Aleppo berkembang menjadi pusat industri utama, menyaingi ibukota Damaskus. Penduduknya pun meningkat dalam jumlah besar dari 300.000 menjadi sekitar 2,3 juta pada tahun 2005.

Hari ini, penduduk Aleppo ini terdiri dari mayoritas Muslim Sunni, yang kebanyakan adalah orang Arab. Tetapi beberapa di antaranya adalah orang Kurdi dan Turkman. Kota ini juga memiliki populasi terbesar dari orang-orang Kristen di Suriah, termasuk banyak orang Armenia, serta masyarakat Syiah dan Alawit.

Tiga: Perang yang Terus Berkecamuk di Aleppo

Ketika protes anti-pemerintah di Suriah meletus pada Maret 2011, Rezim melakukan segala usaha untuk memastikan Aleppo tidak jatuh ke tangan oposisi.

Tetapi hal itu tidak berlangsung lama, Aleppo akhirnya tetap jatuh pada pertempuran panas di dalamnya.

Pada bulan Februari 2012, dua serangan bom menghantam markas intelijen dan polisi Suriah dan menewaskan 28 orang dalamnya.

Setelah itu pemberontakan semakin meningkat antara Rezim Suriah dan oposisi di wilayah-wilayah yang dekat dengan Aleppo.

ilustrasi

 Pertempuran di kota Aleppo dimulai pada pertengahan Juli 2012. Oposisi berhasil merebut kendali dari beberapa kabupaten di utara, timur, selatan dan barat.

Pada akhir bulan, pertempuran menyebar ke pusat kota bersejarah, bahkan mencapai gerbang kota tua, sebuah situs Warisan Dunia Unesco.

Pada bulan September 2012, kobaran api menyapu sebuah pusat perdagangan kuno setelah bentrokan terjadi di sekitarnya, sementara pada April 2013 abad ke-11 menara Masjid Agung diserang Rezim sehingga hancur berkeping-keping.

Dalam beberapa bulan pertempuran di Aleppo menjadi perang yang menguras tenaga. Sebagian besar wilayah yang disengketakan dan garis depan mengalami pergeseran terus-menerus.

Pihak oposisi berhasil memperoleh senjata berat yang mereka butuhkan untuk mengalahkan pasukan Rezim. Sementara jalur pasokan Rezim terganggu karena fokus mempertahankan Damaskus, dimana oposisi juga menyerang di wilayah ini pada bulan Juli 2012.

Sejak akhir 2013, pasukan Rezim telah melancarkan kampanye udara mematikan di Aleppo menggunakan bom barel, yang menimbulkan kerusakan yang dahsyat.

Saat itu pihak oposisi di wilayah utara kota juga terlibat pertikaian dengan Negara Islam (ISIS).

Warga Suriah di wilayah itu semakin tertekan setelah Rusia secara resmi mengumumkan perang di Suriah untuk membantu Rezim.

Moskow mengatakan hanya menargetkan jihadis, tetapi fakta membuktikan ratusan rakyat sipil menjadi korban kebrutalan serangan udara Rusia.

Pada bulan Februari 2016, pemerintah Suriah merebut kembali kota-kota utara Aleppo dan mengklaim telah mengepung oposisi. Dan pada bulan April 2016, serangan Rezim dan sekutu masih terus berlangsung hingga menyebabkan jatuhnya korban dari pihak sipil.

Sumber: BBC, Wikipedia
Penulis: M. Rudy

Perang Akhir Zaman Bermula di Aleppo


Telah bersabda Rasulullah SAW; "Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga kaum Rom turun di kota Amaq (lembah Antioch, Selatan Turki) dan di Dabiq (dekat Aleppo, Syria). Kemudian datanglah suatu pasukan yang menghadang mereka dari Madinah, yang berasal dari penduduk pilihan bumi. Dan ketika mereka sudah berbaris-baris, maka berkatalah orang Rom, Biarkanlah (jangan kalian halangi) antara kami dengan orang-orang yang memisahkan diri dari kami (yang masuk Islam) untuk kami perangi. Maka kaum Muslimin berkata, Demi Allah, kami tidak akan membiarkan kamu memerangi saudara-saudara kami. Dan ketika mereka (Al-Mahdi serta para pengikutnya) telah sampai di Syam, keluarlah Dajjal. Dan ketika mereka sudah bersiap-siap untuk berperang, mereka berbaris dengan rapi. Tiba-tiba, ketika waktu shalat sudah masuk, turunlah Nabi Isa Ibn Maryam a.s." (HR. Muslim dari Sayidina Abu Hurairah R.A)


Sabda Rasullullah s.a.w: "Kamu akan mengadakan perdamaian dengan bangsa Rom dalam keadaan aman lalu kamu akan berperang bersama mereka menentang satu musuh dari belakang mereka. Maka kamu akan selamat dan mendapat rampasan perang, kemudian kamu akan sampai ke sebuah padang rumput yang luas dan berbukit-bukit, maka berdirilah seorang lelaki dari kaum Rom. Lalu dia mengangkat tanda salib dan berkata: "Salib telah menang!", maka datanglah seorang lelaki dari kaum Muslimin dan membunuh lelaki Rom tersebut lalu kaum Rom telah berlaku khianat dan terjadilah peperangan demi peperangan. Dimana mereka akan bersatu menghadapi kamu di bawah 80 bendera dan di bawah setiap bendera terdapat 12 ribu bendera". (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

Dalam hadis diatas digambarkan terdapat terdapat satu persepakatan antara kaum Muslimin dan bangsa Roman sekarang ini dikenali eropah dan pakatan ketenteraan mereka dikenali sebagai NATO. Kaum Muslimin di ajak bersama-sama dengan pakatan mereka untuk menentang musuh yang menjadi ancaman kepada mereka dan juga kaum muslimin. Ternyata pakatan eropah ini sudah mempunyai rancangan tersendiri iaitu mereka hanya ingin memperalatkan kaum muslimin bagi mencapai tujuan mereka. Mereka memberi bantuan persenjataan dan ketenteraan kepada kaum mujahidin kaum muslimin tetapi apabila kemenangan dicapai oleh mujahidin mereka mendakwa sebenarnya yang menang adalah pakatan salib.


Pakatan Salib Yang Dinaungi Knight Templer

Terdapat banyak sekali koleksi hadis-hadis berkenaan siri peperangan seumpama Armagedddon ataupun Peperangan Dunia ke-3 yang disabdakan Rasullullah s.a.w sebahagiannya digelar 'Hadis-hadis Fitan'. Imam Muslim membawa dalam penyusunan Sahih hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah (r.) berkaitan dengan penaklukkan Konstantinopel (Istanbul sekarang):

Abu Hurairah melaporkan bahawa Nabi saw bersabda: "Pernahkah anda mendengar tentang sebuah bandar sebahagian yang berada di tanah dan sebahagian yang terletak di tepi laut?" Mereka berkata, "Ya, Wahai Rasulullah".Dia berkata: Hari Kiamat tidak akan berlaku sehingga sampai 70.000 dari keturunan Ishak dalam serangan itu. Ketika mereka datang ke sana, mereka akan turun dan tidak akan berperang dengan senjata dan tidak pula mereka melemparkan tombak apapun. Mereka akan berkata, "Tidak ada yang berhak disembah (sahaja) melainkan Allah, dan Allah Maha Besar", dan satu setengah dari itu akan jatuh ... dan kemudian mereka akan mengatakan itu untuk kedua kalinya, "Tidak ada yang berhak disembah (sahaja) melainkan Allah, dan Allah Maha Besar", dan bantuan akan diberikan kepada mereka, dan mereka akan memasukinya, dan mereka akan mengumpul dan membahagikan harta rampasan ketika pembawa berita akan datang kepada mereka, berkata, "Dajjal telah muncul ", sehingga mereka akan meninggalkan segala sesuatu dan kembali. (ke Syam)

Tentang "Bani Ishaq" (Anak-anak Ishak) disebutkan dalam hadis ini, Ibnu Katsir menulis dalam bukunya "an-Nihayah fil Fitan-wal-Malaahim", melalui "Ashraat kita-Saa'ah"Yusuf bin Abdullah al-Waabil :

Hal ini menunjukkan bahawa ar-Room (di Rom, yang bererti Eropah) akan menjadi Muslim pada akhir waktu, dan mungkin penaklukan Konstantinopel (Istanbul) akan melalui tangan-tangan mereka, sebagai hadis tersebut telah menyatakan, bahawa 70,000 dari Bani Ishaq dalam serangan itu.

Dan Ibnu Khatsir juga menunjukkan dalam perkara yang sama bahawa "ar-Room" (Rom ) adalah dari keturunan al-ees, putra Ishaq (Isaac) bin Ibrahim, Khalil (alaihis salaam). Dan dalam hadis lain dalam Shahih Muslim, yang lebih menjelaskan, dilaporkan oleh Abu Hurairah bahawa Nabi saw bersabda:

Hari Kiamat tidak akan datang sampai Rom akan mendarat di al-A'maaq atau dalam Dabiq. Suatu tentera yang terdiri daripada (tentera) terbaik dari orang-orang di bumi pada waktu itu akan datang dari Madinah (untuk melawan mereka). Ketika mereka akan menetapkan diri dalam barisan, maka Rom akan berkata: "Jangan berdiri di antara kami dan mereka (umat Islam) yang mengambil tahanan dari antara kita, marilah kita bertarung dengan mereka", dan Muslim akan berkata: "Sebenarnya, dengan izin Allah, kita tidak akan mendapatkan selain daripada anda dan dari saudara-saudara kami yang mungkin anda melawan mereka ". Mereka kemudian akan berperang dan sepertiga (bahagian) tentera akan melarikan diri, yang Allah tidak akan mengampuninya. Sepertiga (sebahagian daripada tentera).

Mereka akan menerima syahid yang terbaik di sisi Allah itu, akan dibunuh dan ketiga yang tidak pernah menerima keadilan akan menang dan mereka akan penakluk Konstantinopel. Dan ketika mereka akan sibuk dalam membahagikan barang rampasan perang (di antara mereka sendiri) selepas menggantung pedang mereka pada pohon-pohon zaitun, Iblis akan menangis: Dajjal telah terjadi di antara keluarga anda. Mereka kemudian akan meninggalkan (untuk kembali ke Syria), tetapi akan menjadi sia-sia. Dan ketika mereka kembali ke Syria, ia ( Dajjal ) akan keluar saat mereka akan masih mempersiapkan diri untuk pertempuran menyusun kedudukan.

Pada saat itu, ketika umat Islam akan mempunyai kelimpahan kekayaan, emas dan perak, kaum Muslim akan sangat diremehkan, lemah dan tak berdaya. Negara-negara musuh akan mengundang satu sama lain untuk menerkam mereka seumpama orang lapar mengundang satu sama lain untuk makanan. Para sahabat r.a. bertanya dengan bimbang mengucapkan, "Wahai Nabi Allah! Apakah kita akan sangat sedikit jumlahnya?" Nabi Muhammad saw menjawab: "Tidak, kamu dalam bilangan yang besar seumpama buih di lautan, terlihat di mana-mana mata boleh mencapai Tapi kamu akan dapat ditawan oleh 'wahn' ..!" Para sahabat r.a. bertanya, "Wahai Nabi Allah! Apa itu 'wahn' Baginda saw menjawab: "Cinta dunia dan takut mati!" Anda akan bergandingan tangan dengan kumpulan Kristian dan perang dengan yang lain.

Anda akan mendapatkan kemenangan. Pada masa itu, anda akan hadir dalam dataran pergunungan besar dengan banyak pohon. Sementara itu, orang-orang Kristian akan menaikkan salib dan merujuk kemenangan itu. Pada masa ini, seorang Muslim akan menjadi marah, dan akan menarik salib ke bawah, di mana, orang-orang Kristian akan bersatu untuk melanggar semua perjanjian dengan orang-orang Muslim. Orang Kristian akan menuntut beberapa orang yang mereka inginkan, di mana kaum Muslimin akan menjawab: "Demi Allah Mereka adalah saudara kami. Kami tidak akan akan menyerahkan .. " Ini akan memulakan perang. Muslim sepertiga akan melarikan diri. Pertaubatan mereka tidak akan diterima. Sepertiga akan dibunuh. Mereka akan menjadi 'syahid' yang terbaik di sisi Allah. Sisanya satu pertiga akan mendapatkan kemenangan, sampai, di bawah pimpinan Imam Mahdi, mereka akan berperang melawan kafir.. (HR Ibnu Majah)

Apa yang terjadi di Aleppo sekarang sebenarnya?

Image result for donald trump Perang untuk merebut Aleppo mungkin sudah berakhir namun perjuangan untuk masa depan Suriah masih akan berlanjut, bahkan bisa jadi lebih kacau dan lebih berdarah.

Penumpasan kantong pemberontak di kawasan timur Aleppo jelas merupakan propaganda kemenangan besar bagi pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, yang kini menguasai kembali semua kota-kota besar di Suriah.

Dan Aleppo -yang sebelum perang merupakan pusat keuangan di negara itu dan memiliki penduduk terbanyak- menjadi 'hadiah terbesar' bagi Presiden al-Assad.
Image result for sejarah aleppo syria
Direbutnya kembali Aleppo bukan hanya kemenangan pemerintah Damaskus tapi juga bagi sekutunya, Iran dan Rusia.

    Penjelasan atas 10 pertanyaan Aleppo dan Suriah paling sering dilontarkan
    Pertempuran Aleppo: kesepakatan evakuasi 'kembali berla
    Kisah daya tahan anak-anak Aleppo dalam gambar

Aleppo sebenarnya bukan soal penting dalam strategi Moskow, bagaimanapun kekalahan kelompok pemberontak menjadi titik balik yang amat penting bagi Assad.

Sebelum campur tangan Rusia di Aleppo -antara lain lewat serangan udara- Presiden Assad seperti berjalan di atas tali karena kekuatan militernya yang ambruk.

Dengan kekuatan luar yang berperan besar membantu pemerintahnya untuk bergerak maju merebut kembali kawasan-kawasan yang sempat dikuasai pemberontak, maka kekuatan luar tersebut akan memainkan perang penting pula di masa depan.

Pemberontak belum 'hancur total'

Jika pemerintah mampu mengkonsolidasikan kekuasaannya atas Aleppo, berarti Damaskus menguasai bagian yang disebut sebagai 'Suriah yang penting', yaitu bagian barat negara, kota-kota besar, dan garis pantai Mediterania.
Image caption Kemenangan pasukan pemerintah di Aleppo amat penting bagi pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

Presiden Assad berulang kali menegaskan pasukannya akan terus melancarkan serangan sampai semua daerah yang dikuasai pemberontak bisa direbut kembali.

Namun itu jelas hanya sebuah pernyataan propaganda.

Kenyataannya, tentara Suriah sedang kewalahan dan itulah antara lain yang membuat konflik di Suriah menjadi meluas.

Dan dipukul mundurnya kembali pasukan pemerintah dari Palymra oleh militan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS jelas memperlihatkan sulitnya bagi Presiden al-Assad untuk mempertahankan daerah-daerah yang sudah direbut.

Keberhasilan di Aleppo jelas tidak bisa mengabaikan fakta tersebut.

    Sekjen PBB cemaskan 'kekejaman' di Aleppo
    Presiden Assad: kemenangan di Aleppo akan menjadi 'langkah besar'
    Gadis cilik dari Aleppo unggah foto rumahnya yang hancur dibom

Banyak tentara Suriah yang terpecah-pecah menjadi beberapa kelompok millisi lokal, kadang untuk kepentingan lokal maupun wilayah, jadi bukan sebagai tentara untuk memperjuangkan tujuan nasional.

Selain itu, sebagian besar ujung tombak dalam perang di Suriah adalah pasukan yang didukung oleh Iran, baik itu Hisbullah dari Libanon maupun kelompok-kelompok Islam Syiah setempat.


Sementara para petempur pemberontak mulai melarikan diri ke Provinsi Idlib, di sebelah barat daya Aleppo. Wilayah itu tampaknya bakal menjadi medan perang sengit berikut, jika pemerintah Suriah -dan pendukungnya, Rusia- ingin menjaga momentum.
Pengaruh Rusia
Image result for vladimir putin
Pandangan Rusia jelas akan amat penting, walau tidak berarti mereka akan memberitahu Presiden al-Assad tentang apa yang harus dilakukan. Tapi pandangan itu akan memengaruhi pengerahan bantuan senjata maupun serangan udara.

Jadi apa yang diinginkan Moskow?

Apakah ada kepentingan Moskow untuk menyaksikan perang yang abadi di wilayah ini?

Atau mungkin mereka ingin berhenti di Aleppo dan mencari kesepakatan atau pemahaman dengan pemerintahan Amerika Serikat mendatang pimpinan Presiden Donald Trump?
Image result for donald trump

Entri Terkini http://syriaberdarah.blogspot.my/

Ingin saya kongsikan beberapa entri daripada link blog diatas,untuk mereka yang ingin sentiasa keep in touch dengan perkembangan yang berlaku di Syria boleh la follow blog diatas.Antara entri pilihan saya yang saya nak kongsikan ialah


 Rejim Assad sembelih kanak-kanak, wanita setiap jam
 Image result for bashar al assad
  ALEPPO - SYRIA. Sukarelawan kemanusiaan di Aleppo merayu bantuan selepas melaporkan askar rejim Bashar al-Assad membunuh mereka yang dituduh mempunyai kaitan dengan Free Syrian Army. Laporan CNN mengatakan mereka yang dibunuh termasuklah kanak-kanak dan wanita, kata aktivis Mohammad Basbous di Aleppo Media Center semalam. "Setiap jam, hukuman bunuh dijalankan," kata Syrian Observatory for Human Rights pula. Laporan pembunuhan tersebut muncul selepas tentera rejim dan Rusia berjaya menawan kembali Aleppo dari tangan pemberontak dan pejuang Sunni. "Ramai orang dibunuh terutamanya mereka yang masih muda," kata Pengarah Hospital Union of Medical Care and Relief, Ahmad Dbais. Selain itu, askar kerajaan memecah masuk rumah penduduk dan menghalau penduduk Aleppo, menyebabkan mereka kehilangan tempat tinggal. Ketika ini, kumpulan aktivis dan Pertahanan Awam Syria, White Helmets merayu bantuan antarabangsa untuk keselamatan sukarelawan dan lebih 100,000 orang awam. "Mayat bergelimpangan memenuhi jalan," kata White Helmets dalam satu kenyataan.

Mari Bantu Rakyat Syria
Marilah sama sama kita menghulurkan bantuan kepada saudara saudara kita di bumi matahari terbit Syria dan bantuan ini sumber daripada http://ohthrillers.blogspot.my/2016/12/mari-sama-sama-bantu-aleppo.html

 
Aleppo, Syria




RRejim Assad sembelih kanak-kanak, wanita setiap jam

Today Deal $50 Off : https://goo.gl/efW8


No comments:

Post a Comment

Popular Posts

Recent

Jom Borak!!!